Panduan memilih hosting terbaik

Friday, November 13th 2020. | Berita

transformasi digital, meningkatnya penggunaan internet dan website, dukungan kebutuhan hosting yang kapasitas juga lebih besar. Memilih layanan awan hosting yang bisa menjadi solusi untuk sistem dukungan operasional web dan teknologi informasi (IT) di perusahaan, organisasi atau lembaga dalam rangka untuk terus berjalan optimal.


Hampir semua perusahaan, organisasi dan lembaga, kini telah menggunakan website, internet, untuk mendukung kegiatan dan operasi, termasuk dukungan bisnis, pemasaran dan tujuan lainnya. Dengan meningkatnya akses web, hosting yang beban yang bisa awalnya menggunakan shared hosting, biasanya lebih parah yang membutuhkan kapasitas yang lebih besar.

Dalam keadaan di atas, penyedia hosting yang biasanya akan menawarkan layanan untuk beralih ke Virtual Private Server atau (VPS) berbasis cloud, yaitu Cloud hosting.

Apa adalah Cloud hosting dan bagaimana sistem bekerja dan bagaimana memilihnya?


Awan hosting adalah salah satu teknologi yang memiliki banyak layanan seperti server terhubung dan berinteraksi dengan satu sama lain. Biasanya dibuat dengan tujuan untuk menjaga kinerja masing-masing. Keuntungan yang ditawarkan oleh awan hosting terletak pada server yang terhubung, yang akan menjamin keamanan data. pengguna pun tidak perlu khawatir tentang sumber daya kinerja server stabil dan terbatas, seperti layanan hosting tradisional, seperti hosting atau dedicated server bersama.

Dilansir dari kilatnews ,berikut beberapa tips nya :

  1. Perhatikan Reputasi dan layanan yang ditawarkan

Cari informasi yang lengkap mengenai perusahan penyedia yang menawarkan layanan cloud hosting ini dan juga kualitasnya. Siapa pun tentu tidak ingin mendapatkan layanan yang minimal, namun harus membayar mahal. Karena itu, carilah penyedia layanan yang andal, memiliki reputasi agar benar-benar tepat dan mampu memberikan layanan maksimal. Penyedia layanan cloud hosting yang professional, biasanya bisa mengakomodir segala keperluan pelanggan, baik keperluan teknis, maupun non teknis hingga layanan support-nya.

2. Teknologi yang dipakai

Jangan tergiur dengan harga murah, Anda perlu melakukan cek teknologi apa yang digunakan. Mulai dari software dan hardware yang dipakai. Dengan menggunakan teknologi terbaru, hal ini akan memudahkan Anda dalam mengelola website dan meningkatkan kecepatan akses website yang ada pada hosting.

3. Perhatikan load balance

Sebuah layanan cloud hosting memiliki aspek yang paling krusial, apalagi kalau bukan load balance. Penyedia layanan cloud hosting yang profesional biasanya mampu menyediakan backup server untuk berjaga-jaga jika server utama mengalami masalah. Load balancer yang digunakan di sini membantu mengarahkan pengguna ke server yang aktif. Jadi pilih penyedia cloud hosting yang tidak hanya memiliki server yang cepat, namun juga tidak sering down dan didukung oleh support yang baik.

4. Jaminan Sistem Keamanan

Penyedia cloud hosting yang baik, tentu harus memiliki system dan jaminan keamanan yang isa diandalkan. Hal ini menjadi salah satu aspek penting yang harus ada dalam sebuah cloud hosting. Sebab, sebagus apapun layanan cloud hosting tersebut, akan sia-sia jika sistem keamanan tidak bagus. Pilihlah layanan cloud hosting yang memiliki fitur keamanan yang terjamin agar semua data terjaga dengan baik.

5. Fasilitas Data Center

Bagi Anda yang berencana untuk menyimpan data di cloud data center, aspek penyimpanan dan lokasi penyimpanan (data cenrter ) dari penyedia ini sangat penting. Apakah di dalam negeri atau di luar negeri. Pastikan aman, punya reputasi dari provider-nya, lokasi yang dipilih adalah lokasi yang aman dari bencana alam dan memiliki backup data center yang baik, bahkan bisa mirrorless, supaya data tetap aman saat terjadi downtime atau gangguan. Memilih data center ini juga bisa disesuaikan darimana visitor website web berasal, jika visitor berasal Indonesia maka lebih baik mengambil server yang memiliki data center di Indonesia. Kelebihan datacenter dekat dengan visitor website adalah akses website yang lebih cepat.

6. Downtime history

Salah satu yang bisa menurunkan reputasi website adalah masalah downtime. Karena itu, sebelum memilih Cloud Hosting, juga harus memperhatikan seberapa sering provider yang akan dipilih mengalami down dalam satu tahun. Tidak ada salahnya untuk mencari informasi terkait hal ini, serta track record provider tersebut. Jadi tak hanya menanyakan kepada provider-nya, namun juga sumber informasi dari pengguna lain atau baca review di internetnya.