Cara Analisa Trading Forex dan Gold

Thursday, March 11th 2021. | Bisnis

Analisa trading baik forex maupun gold pada umumnya adalah fundamental dan teknikal analisis. Namun ada juga trader yang melengkapi strategi trading nya menggunakan analisa sentimen pasar dan analisa Intermarket.

Analisa yang di gunakan diatas bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail mengenai situasi di pasar trading forex maupun gold.

Baca rekomendasi : autopilot trading

Ragam Jenis Analisa Forex dan Gold paling Populer

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai strategi dan cara analisa diatas, mari kita kupas dan bahas satu persatu agar kamu bisa lebih mudah memahaminya.

Analisa Fundamental

Analisa Fundamental adalah cara analisa forex dan gold dengan menelaah pergerakan harga berdasarkan data ekonomi dan berita-berita yang ramai diperbincangkan di pasar finansial.

Trader pengguna analisa fundamental akan mengamati data-data ekonomi yang berpengaruh pada pengambilan keputusan pelaku pasar, seperti inflasi, suku bunga, Gross Domestic Product (GDP), pengangguran, dan lain sebagainya.

Selain itu, berita-berita terkait stabilitas politik dan keamanan juga sering disoroti untuk menyimpulkan apakah perekonomian suatu negara sehat atau tidak.

Analisa Teknikal

Analisa Teknikal adalah cara analisa forex atau gold dengan mengukur perubahan harga menggunakan perangkat statistik seperti grafik (chart) dan rumus-rumus matematis.

Penerapan analisa teknikal membutuhkan grafik harga (chart) dan berbagai indikator yang ditelaah dengan metode tertentu. Umumnya para trader menggunakan moving average dan fibonachi untuk melakukan analisa teknikal. Sehingga hasil dari analisa teknikal dapat di ambil kesimpulan buy atau sell.

Analisa Sentimen

Analisa Sentimen adalah cara analisa forex atau gold dengan mengamati kesepakatan bersama (konsensus) dari para pelaku pasar untuk mengantisipasi pergerakan harga.

Pada umumnya, ada empat sentimen yang dapat timbul di pasar finansial, yaitu sentimen bullish, sentimen bearish, minat risiko tinggi (risk appetite), serta penghindaran risiko (risk avoidance).

Analisa Intermarket

Analisa Intermarket adalah cara analisa forex dengan menelaah hubungan dan interaksi antara empat kelompok aset finansial utama, yaitu saham, obligasi, komoditas, dan mata uang (forex).

Contohnya, diketahui ada korelasi positif antara indeks saham dan nilai tukar mata uang suatu negara. Berdasarkan pengetahuan tersebut, maka penguatan indeks Nikkei (bursa Jepang) dapat berpengaruh bullish bagi Yen, sehingga trader memperkirakan USD/JPY akan menurun.