Komponen Yang Ada Di Flow meter

Saturday, May 8th 2021. | Uncategorized

Ada dua bagian berasal dari flow mtr. yang utama yakni flow sensor dan flow transmitter atau atau flow computer. Untuk flow sensor terdapat lebih dari satu komponan cocok bersama style dan style flow meternya dan umumnya ini yang jadi acuan size flow meter solar. bersama koneksi disesuaikan suasana lapangan apakah mengfungsikan flange, ulir atau lainya.

Untuk flow sensor ini umumnya bahan material sensor di sesuaikan bersama material pipa, spesifikasi fluida, temperature maksimal, max pressure, IP class apakah perlu water proof atau lainya, termasuk jika diperlukan material yang memiliki kelas food grade dan tahan asam.

Bagian ke dua berasal dari Flowmeter adalah flow transmitter atau flow display atau flow gauge, yang mempunyai manfaat menerjemahkan signal berasal dari sensor kedalam hitungan kecepatan dan lainya, yang mampu ditampilkan berupa angka ke display dan juga beri tambahan ouput lainya.

Flow transmitter ini umumnya cuma terbagi didalam bentuk menyatu bersama sensor atau terpisah, yang arti dilapangan adalah compact/integral atau remote/split yang mengfungsikan kabel sebagai penghubung sensor ke transmitter.

Dari flow transmitter ini flow mtr. mampu membaca dan mendeteksi kecepatan aliran atau velocity, bersama satuan unit jarak per waktu, debit aiar atau kapasitas yang sering disebut bersama flow rate bersama satuan unit volume perwaktu dan juga mampu membaca volume cairan yang lewat cairan pada waktu khusus bersama satuan unit volumetric.

Dan untuk kasus khusus mass flow mtr. mampu membaca mass berasal dari fluida yang mengalir didalam flow mtr. bersama satuan unit mass seperti gram, kg, ton, punds dan lainya,

Bahkan jika flow mtr. style khusus dikombinasi bersama temperature maka flow trnsmitter mampu menyajikan energy yang dihasilkan fluida yang mampu menyajikan suatu heat energy bersama satuan energy joule. Hal ini bisanya diaplikasikan untuk steam, air panas pada HVAC atau pada sitem pendinginan seperti chiller atau AC.

Namun jangan lupa untuk style pembacaan gauge atau display yang mengfungsikan proses mecahnical register umumnya cuma mampu menampilkan flow rate dan volumetrik dan tidak mampu beri tambahan analog output jika ditambah bersama sensor putaran yang menerjemahkan putaran proses mechanical ke didalam satuan angka volume seperti red ssensor atau lainya.

Power dan output flow meter

Untuk kasus power pada flowmeter umumnya pada gauge atau pembacaan tersedia dua yakni pembacaan bersama mengfungsikan mechanical register yang mengfungsikan jarum yang diteruskan ke proses angka dan tersedia termasuk yang sitem pembacaanya secara digital.

Untuk style pembacaan mengfungsikan mechanical register sering populer bersama arti flow mtr. biasa, flowmeter analog atau flow mtr. manual. Jenis flow mtr. ini umumnya tidak mengfungsikan flow sensor namun mengfungsikan style ruang volume seperti style rotameter atau pd flow meter. Dan flow mtr. style pada umumnya tidak butuh energy power atau listrik.

Sedangkan proses pambacaan digital umumnya menghnakan proses sensor seperti magnetic flow mtr. mengfungsikan sensor berupa electrode, ultrasonic flow mtr. bisanya mengfungsikan sensor berupa ultrasonic transducer, coriolis flow mtr. mengfungsikan sensor coriolis yang mampu membaca force yang mampu menghasilkan mass flow dan seterusnya.

Flow mtr. yang digital umumnya dioperasikan bersama power AC berasal dari 90 VAc sampai 240 VAc, power DC berasal dari 12 VDc sampai 36 VDc atau tersedia termasuk bersama penggunaan Battery yang mampu bertahan hinggga 2 th. – 5 tahun.

Begitu termasuk output bukan saja pembacaan di display namun termasuk mampu beri tambahan analog output 4 – 20 mA, Pulse, alarem dan comunication RS485. Jadi lumayan lengkap bagi kita yang menghendaki hasil pengukuran flow sensor jika di hubungkan ke control, komunikasi ke pc atau remote sitem seperti keGPRS atau proses internet.