APAR Gedung dan Peranannya

Sunday, May 9th 2021. | Uncategorized

Karena keterbatasan lahan, bangunan yang yang ada di kota-kota umumnya dibuat bertingkat untuk menghemat penggunaan lahan. Namun, hal ini membuat jarak antara bangunan yang satu dengan bangunan yang lain menjadi lebih rapat. Akibatnya, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, api dapat menyebar dengan lebih cepat. Oleh karena itulah dibutuhkan peralatan darurat yang dapat mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar, yaitu APAR gedung.

APAR yang merupakan kependekan dari alat pemadam api ringan ini memiliki mekanisme atau cara kerja yang beragam tergantung jenisnya. Oleh karena itulah Anda perlu tahu jenis-jenis APAR terlebih dahulu. Dengan mengetahui jenis-jenis Alat pemadam kebakaran atau APAR, Anda pun dapat memilih jenis yang paling tepat dan dibutuhkan sebagai peralatan darurat di gedung.

Jenis APAR yang Dibutuhkan Berdasarkan Kelas Kebakaran

Kebakaran dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan benda-benda yang terlibat di dalamnya. Ada lima kelas kebakaran mulai dari kebakaran kelas A, B, C, D, dan K.

Kebakaran kelas A melibatkan bahan-bahan padat selain logam seperti kertas, kayu, tekstil, karet, dan plastik; sedangkan kebakaran kelas B melibatkan bahan-bahan cair yang sifatnya mudah terbakar, seperti minyak bumi, bensin, minyak, dan bahan cair mudah terbakar lain yang tidak dapat bercampur dengan air. Selain itu, kebakaran yang melibatkan gas mudah terbakar seperti butana dan propana juga termasuk kebakaran kelas B.

Kebakaran kelas C melibatkan peralatan atau instalasi listrik yang bertegangan, sedangkan kebakaran kelas D melibatkan benda logam yang mudah terbakar seperti litium, magnesium, titanium, dan sebagainya. Terakhir adalah kebakaran kelas K yang melibatkan media masak yang sifatnya mudah terbakar.

Dengan mengetahui kelas kebakaran, Anda akan dapat memilih jenis mana yang cocok untuk APAR gedung, apakah air, busa, powder, karbon dioksida, atau wet chemical. Jenis tabung pemadam kebakaran atau APAR gedung yang sesuai tergantung dari benda-benda apa saja yang terdapat di dalamnya. Misalnya jika gedung merupakan kantor yang penuh dengan kertas, maka APAR yang sesuai dapat berupa air, busa, atau powder.