Cara Membeli Daging Ayam yang Tepat

Saturday, May 22nd 2021. | Uncategorized

Daging ayam kerap jadi produk unggas pilihan banyak masyarakat. Kenali beberapa tips memilih daging ayam segar saat berbelanja agar nutrisi yang didapat bisa maksimal.
Kaya akan kandungan protein dan asam amino, banyak manfaat yang bisa didapat dari konsumsi daging ayam. Kandungan protein dan asam amino dapat mendukung sistem imun tubuh yang kuat.

Kepala Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner Institut Pertanian Bogor (IPB), Denny W Lukman mengatakan, tubuh tidak bisa memproduksi asam amino esensial. Karena itu-lah, Anda harus mengonsumsi sumber makanan kaya asam amino demi memenuhi kebutuhan nutrisi harian.


Berikut beberapa tips memilih daging ayam segar saat ingin beli ayam potong agar tidak kehilangan nutrisi baiknya.

  1. Beli daging di kios resmi

“Beli daging pada kios atau toko yang resmi dan penjual langganan,” kata Denny.

Di kios resmi, lanjut Denny, umumnya daging disimpan dalam kondisi dingin. Artinya, daging masih segar dan tidak berbeda dengan kondisi setelah disembelih.

Selain itu, daging juga memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Daging yang dikemas dan memiliki label NKV berarti telah memenuhi syarat kebersihan dan sanitasi. Konsumen tak perlu khawatir karena keamanan terjamin.

  1. Cermati kondisi daging

Daging ayam yang baik berwarna putih kemerahan atau merah muda, tidak berbau amis menyengat dan asam, juga permukaan daging tidak terdapat darah. Daging pun sebaiknya berada dalam kondisi lembap.

  1. Pilih daging yang disimpan di wadah pendingin

Daging yang diletakkan dalam lemari pendingin atau freezer bukan daging lama atau tidak segar. Justru dengan disimpan di wadah pendingin, kesegaran, kualitas, dan keamanan daging jadi terjaga.

Suhu dingin, terutama kurang dari atau sama dengan 4 derajat Celcius, akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan aktivitas enzim alami daging. Anda pun akan terhindar dari mikroorganisme patogen penyebab keracunan.

  1. Ambil daging jelang pembayaran di kasir

Jika berbelanja di supermarket, sebaiknya ambil daging jelang pembayaran di kasir.

Saat daging diambil dari rak berpendingin, suhu daging perlahan akan naik. Kondisi tersebut jadi lingkungan yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme.
Denny mengatakan, pertumbuhan kuman dapat terjadi dalam hitungan menit. “Jadi bisa dibayangkan, Anda akan membawa daging sepanjang aktivitas berbelanja, berapa ribu atau juta kuman yang sudah menghuni daging?” kata dia.

  1. Sediakan thermobag

Demi menjaga suhu daging, sediakan wadah khusus untuk membawa daging. Wadah ini biasanya memiliki lapisan khusus untuk menjaga suhu.

“Kalau bisa bawa tas untuk membawa makanan dingin atau thermobag, lalu diberi es untuk menjaga kesegaran,” imbuh Denny.

  1. Segera olah daging

Sebaiknya daging segera diolah setelah sampai di rumah. Jika tak ingin langsung diolah, simpan daging dalam wadah tertutup dan letakkan di kulkas. Dua hari adalah waktu maksimal untuk menyimpan daging ayam.

Jika ingin disimpan dalam waktu lebih lama, bekukan daging di dalam freezer. Potong daging sesuai kebutuhan. Cara ini bisa membuat daging ayam dapat bertahan maksimal hingga enam bulan.