Makna Psikologi Warna dalam Desain Logo dan Branding

Sunday, June 6th 2021. | Uncategorized

Apakah Freebuddies selagi ini tengah merencanakan untuk menyebabkan desain logo namun bingung senang menggunakan warna apa? Loh, apakah penentuan warna itu perlu di dalam sebuah branding?

Jangan salah, penentuan warna ternyata jadi begitu perlu di dalam membangun sebuah brand. Jika Freebuddies lihat brand-brand besar diluaran sana, tentu mereka punyai warna ciri khas tersendiri.

Dalam dunia desain, warna memang punyai arti filosofis masing-masing. Warna biasanya akan beri tambahan efek psikologis tertentui bagi siapa saja yang melihatnya. Kita biasanya mampu menyebutnya dengan arti ‘kesan’.

Bagi designer, mempelajari filosfi warna adalah sesuatu yang kudu karena akan menentukan identitas suatu brand. Inilah arti warna desain logo menurut psikologi yang mampu dijadikan referensi.

Berikut tujuh arti psikologi warna di dalam desain logo dan branding.

Warna hitam

Beberapa brand tenar baik luar maupun di dalam negeri sering menggunakan warna hitam sebagai warna logo mereka. Apa memang arti warna hitam tersebut?

Hitam biasanya diartikan sebagai warna yang misterius sebagai bayang-bayang atau yang lainnya.

Akan namun di dalam dunia desain, hitam meninggalkan kesan kuat, elegan, dan netral. Warna ini bagus bagi sebuah brand yang formal atau menekankan kecanggihan di dalam produknya.

Warna biru

Biru menurut psikologis diartikan sebagai warna yang meninggalkan kesan ketenangan, kedamaian, dan kesegaran. Oleh karena itu, warna ini biasanya digunakan oleh logo perusahaan air minum.

Lebih dari itu, warna ini ternyata meninggalkan kesan psikologis seperti tanggung jawab dan kepercayaan.

Warna merah

Selanjutnya, inilah arti warna desain logo menurut psikologi yang bagus untuk branding. Tidak lain adalah warna merah.

Pasti Freebuddies sering sekali menjumpai logo perusahaan berwarna merah, bukan?. Maklum saja karena warna ini memang lebih tenar dari warna lainnya.
Merah memancarkan daya semangat, keberanian, cinta, dan kekuatuan. Besar uga bisa saja warna merah mampu menggugah calon konsumen untuk coba suatu produk.

Warna hijau

Warna alam adalah julukan bagi si Hijau. Diartikan sebagai sumber kehidupan, kesegaran, dan rasa aman. Biasanya hijau ini dipakai di dalam sebuah perusahaan yang berbasis teknologi atau minuman. Karena terhitung punyai arti kesuburan, warna hijau terhitung beri tambahan kesan ambisi, uang, dan kekayaan.

Warna Kuning

Kuning adalah warna suka ria dan harapan. Seperti halnya sinar matahari yang menyebabkan hari kami semangat.

Dalam dunia desain logo, warna kuning meninggalkan kesan kebahagiaan dan kejayaan. Oleh karena itu, di dalam industri kreatif kuning dipilih sebagai warna logo branding.

Warna coklat

Warna cokelat persis dengan warna kayu. Sederhana adalah kesan yang ditimbulkan oleh warna ini. Jika digunakan sebagai background maka akan meninggalkan kesan retro atau masa dahulu.

Cocok digunakan untuk logo sebuah perusahaan yang sudah ada sejak lama.

Warna ungu

Selanjutnya adalah warna ungu. Seperti halnya warna hitam, ungu beri tambahan kesan yang misterius yang menggoda.

Tidak hanya itu, ungu terhitung berarti kekreativan, imajinasi yang tinggi serta elegan. Tidak heran jikalau warna ungu sering digunakan di dalam logo product kecantikan, fashion, atau perhiasan.

Dalam dunia desain terhitung sering menggunakan paduan warna dari warna-warna di atas untuk meninggalkan kesan tertentu. Selain warna-warna yang sudah disebutkan, tetap banyak ulang yang mampu dipelajari dari warna lainnya.

Dari penjabaran di atas diharapkan mampu berikan uraian berkenaan makna warna dalam logo menurut psikologis.