Cara Menghemat Air Ketika Berkebun

Friday, June 11th 2021. | Uncategorized

Memiliki kebun di sekitar tempat tinggal sebenarnya memanjakan mata. Apalagi, terkecuali kami punya halaman sendiri untuk berkebun yang bisa kami rawat.
Banyaknya tanaman dan tumbuhan hijau di sekitar sangat berfungsi bagi diri kita. Terkhusus untuk efek hawa yang akan kami hirup.

Semakin banyak tanaman asri dan hijau, jadi baik pula kualitas hawa di sekitarnya. Apalagi, sekarang telah banyak orang yang menjadikan berkebun sebagai hobi. Ada termasuk yang menjadikan berkebun sebagai kontribusinya untuk meminimalisir pemanasan world bersama langkah melestarikan tanaman hijau. Apapun alasannya, banyaknya tanaman di sekitar kami selalu mempunyai faedah bagi sekeliling.

Tetapi, kadangkala bersama adanya kebun, kami sendiri perlu menyediakan air lebih banyak dibandingkan biasanya tetapi jangan khawatir dengan menggunakan water meter itron kalian dapat mengetahui penggunaan air dan juga dapat menghemat.

Semua tanaman tentunya perlu air untuk tumbuh. Nah, perihal ini perlu disiasati, gara-gara pakai air secara berlebihan termasuk tidak baik. Hal ini bisa mengakibatkan krisis iklim dan air bersih menjadi terancam. Agar kamu selalu bisa berkebun dan tidak boros air, sekitar langkah seperti apa yang perlu dilakukan, ya?

Pilih Tanaman Hemat Air

Tentu ada lebih dari satu tanaman yang tercipta tidak sangat banyak butuh air. Untuk itu, tanaman ini bisa menjadi pilihan untuk meminimalisir pemanfaatan air secara berlebihan. Walaupun tanaman ini tidak menjadi pilihan kamu, setidaknya pilihlah lebih dari satu untuk selalu menghijaukan kebunmu. Biasanya, tanaman ini sebenarnya diperuntukkan sebagai tanaman hias, seperti tanaman kaktus yang punya kebutuhan air yang rendah.

Mengatur Waktu Penyiraman dan Perairan

Tanpa mengatur sementara dan paham akan siklus tumbuhan, penyiraman tanaman akan percuma. Karena, bisa menjadi kala kamu lakukan penyiraman, air yang ada di dalam tumbuhan tidak terserap sepenuhnya, seperti penyiraman di cuaca yang sangat panas.

Hal ini mengakibatkan air lebih banyak menguap daripada terserap di tanaman. Maka dari itu, pengaturan sementara dibutuhkan, andaikata lakukan penyiraman di pagi hari atau dalam cuaca tidak panas. Dengan begitu, akan lebih menolong meminimalisir pemanfaatan air.

Menggunakan Wadah Pot untuk Tanaman

Selain sebagai estetika keindahan, pakai pot lumayan efektif untuk menghemat air. Karena, kala kami menyiram, air akan berada di dalam wadah pot saja dan tidak akan merembet kemana-mana. Kamu termasuk bisa mengontrol pemanfaatan air untuk tanaman tersebut andaikata berwadah pot.

Mempersiapkan Tempat Penyimpanan Air

Sebagai negara beriklim tropis, musim hujan dan kemarau pasti menjadi musim yang bisa terjadi lumayan panjang. Pada musim hujan, biasanya air akan melimpah ruah.

Nah, untuk itu direkomendasi agar punya tempat penampungan air seperti gentong untuk menampung air hujan. Air tersebut bisa berfungsi bagi kami untuk digunakan menyiram tanaman kala musim kemarau datang. Selain itu, kami termasuk tidak boros air.

Kelompokkan Tanaman Sesuai bersama Kebutuhan Airnya

Hal ini mempunyai tujuan agar lebih gampang untuk memberi porsi air cocok bersama kebutuhan tanaman yang kamu miliki. Jadi, kamu tidak akan berlebihan dalam mengeluarkan air terkecuali telah tau ukuran air yang dibutuhkan untuk tanamanmu.