Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Friday, July 16th 2021. | Uncategorized

Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Budidaya ikan mujair di kolam terpal merupakan salah satu bentuk usaha dengan prospek yang menjanjikan. Jenis ikan ini sangat cepat berkembang biak. Hanya dalam beberapa bulan, populasi ikan mujair bisa berkembang pesat.

Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

Ikan mujair adalah salah satu jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi. Ikan ini bisa diolah dengan resep ikan bakar bumbu kuning yang rasanya pasti akan membuat siapapun ketagihan.

Habitat asli ikan mujair adalah di muara sungai yang dangkal atau sering dibudidayakan di kolam. Namun, untuk membuat sebuah kolam budidaya membutuhkan biaya dan biaya yang tinggi.

Oleh karena itu, dengan daya adaptasi ikan mujair yang baik, budidaya ikan mujair di kolam terpal tidaklah sulit. Jika kamu tertarik untuk memulai bisnis ini, berikut cara budidaya ikan mujair di kolam terpal yang paling mudah dan menguntungkan.

Tahapan Budidaya Mujair

1. Memilih Bibit Ikan Mujair

Untuk pemilihan benih ikan mujair perlu dipilih yang sehat dan bermutu tinggi, produktivitas benih tinggi, responsif terhadap pakan dan juga berbobot minimal 100 gram. Untuk menentukan indukan jantan atau betina dapat dikenali berdasarkan ciri-ciri fisiknya berikut ini.

  • Betina : Memiliki 3 lubang di bagian urogenital yaitu lubang untuk tempat mengeluarkan telur, lubang anus dan urin, ujung sirip kemerahan agak pucat, warna perut lebih putih dari jantan, dagu putih dan jika perutnya distriping, itu tidak mengeluarkan cairan apa pun.
  • Jantan : Memiliki 2 lubang urogenital yaitu lubang anus dan sperma yang juga berguna untuk lubang urin, ujung siripnya berwarna berwarna kemerahan terang dan perutnya lebih gelap, agak kehitaman.

2. Pemijahan Ikan Mujair

Untuk pemijahan ikan mujair, siapkan kolam dengan ukuran 3 x 4 m dan kedalaman 60 cm serta dasar kolam dicampur dengan lumpur halus agar ikan mujair lebih mudah bersarang. Setelah kolam siap, lanjutkan menambahkan indukan ke kolam dengan perbandingan jantan dan betina 3: 2.

Setelah pembuahan selesai, telur-telur tersebut dikumpulkan dan dijaga oleh ikan mujair betina di dalam mulut untuk diinkubasi sampai telur menetas. Sekitar 3 sampai 5 hari kemudian telur menetas dan setelah 2 minggu menetas, larva ikan mujair dilepaskan dari induknya sehingga bisa mencari makan sendiri.

3. Persiapan Kolam Ternak

Kolam yang biasanya digunakan adalah kolam tanah, kolam terpal atau kolam semen. Ukuran 50 x 50 x 100 meter persegi digunakan untuk pembuatan kolam terpal, tetapi juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan.

Setelah kolam siap, dilanjutkan dengan tahap pengeringan kolam selama 2 sampai 3 minggu dan dilanjutkan dengan pengapuran kemudian diamkan kembali selama 4 sampai 5 hari.

4. Pembuatan Kolam Terpal

Pembuatan Kolam Terpal Ikan Mujair

Untuk membuat kolam terpal ikan mujair, ada beberapa langkah dan bahan yang harus disiapkan sebagai berikut.

  • Sesuaikan ukuran kolam terpal dengan kebutuhan dan luas lahan yang dimiliki.
  • Gunakan terpal plastik tebal agar lebih tahan lama.
  • Bentuk kolam ikan mujair berbentuk persegi panjang dengan setiap sudutnya dilapisi dengan kayu agar lebih kuat dan kolam tidak mudah runtuh.
  • Setelah kolam siap, jangan langsung mengisinya dengan air, biarkan mengering selama 2 hingga 3 minggu.
  • Lanjutkan dengan pengapuran dan diamkan selama 3 sampai 4 hari.
  • Kemudian isi sampai 3/4 tinggi kolam terpal mujair dengan air.

5. Persyaratan Air Kolam Ikan Mujair

Air yang digunakan harus bersih dan bebas dari patogen. Sterilisasi air dilakukan 3 hari sebelum bibit ditebar, dan pengisian air minimal 60-75 cm. PH air yang baik adalah 6 hingga 7,5 agar tidak mempengaruhi pertumbuhan ikan mujair, dan suhunya 25 hingga 30 derajat Celcius.

6. Menebar Bibit Ikan Mujair

Setelah bibit ikan mujair dan kolam sudah siap, segera tebar bibit ikan mujair. Agar hasil ikan mujair tepat sasaran, bibit ikan mujair ditebar dalam kepadatan 400 hingga 500 ekor untuk satu kolam.

Dalam beberapa hari kemungkinan akan ada 3 sampai 4 ikan mati per hari. Ini adalah hal yang wajar, tetapi jika ada lebih dari 4 ikan nila mati per hari maka segera lakukan tindakan untuk mengatasinya.

7. Pakan Ikan Mujair

Untuk pemberian pakan ikan mujair dapat diberikan pakan tambahan selain pakan alami yang ada di kolam, seperti pelet dengan kandungan protein 28%, lemak 30% dan karbohidrat 15%. Pemberian makanan tambahan ini berlangsung 2 sampai 3 kali yaitu pada pagi, siang dan sore hari.

Pakan untuk 400-500 ekor ikan mujair adalah 1-2kg pelet, semakin bertambah jumlahnya saat ikan semakin besar. Tambahkan tanaman eceng gondok untuk menjaga kondisi kolam agar tetap sejuk dan juga sebagai pakan tambahan bagi ikan mujair.

Selain pelet, bisa memberikan pakan bekatul yang dibuat sendiri menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak.

8. Mengganti Air Kolam

Air kolam juga harus diganti secara berkala sekitar 2-3 minggu sekali agar tidak ada sisa makanan yang menumpuk di dasar kolam yang dapat menyebabkan berbagai penyakit pada ikan mujair.

9. Penambahan Debit Air

Mujair dapat bertahan hidup pada kondisi air yang tidak begitu baik, namun pengendalian media air sangat penting untuk menjaga kualitas air. Ketika air kolam mulai berkurang, perlu ditambahkan kembali ke ketinggian yang sama seperti saat pembesaran agar ikan mujair bisa tumbuh lebih cepat. 

10. Pemeliharaan Pembesaran Ikan Mujair

Ikan mujair dapat dipelihara dengan dua cara, yaitu secara polikultur dan monokultur.

  • Polikultur: 50% ikan mujair, 30% ikan mas dan 20% ikan tawes. Cara lain adalah 50% ikan mujair, 30% ikan mas dan 20% ikan gurame yang bisa dipilih.
  • Monokultur: Budidaya ikan mujair terbaik dibandingkan dengan polikultur, yaitu memisahan induk jantan dan betina, dimana pemeliharaan ikan dilakukan dengan jaring apung terbuat dari hapa 1 x 2 m atau 2 x 3 m, kira-kira. kedalaman 75-100 cm. 

11. Pencegahan Hama Ikan Mujair

Ikan mujair sering diserang hama. Hama merupakan hewan yang mempengaruhi perkembangan ikan mujair, seperti burung yang mendekati kolam sehingga perlu penanganan yang tepat mengingat ukuran ternak ikan mujair yang tidak terlalu besar.

Namun, jika lahan yang digunakan cukup besar, dapat menggunakan Birs Security Device [BSD]. Hama hewan melata dapat dikendalikan dengan memasang jaring seperti yang digunakan di tambak udang venamel.

12. Panen Ikan Mujair

Panen Ikan Mujair

Ikan mujair dapat dipanen 4-5 bulan setelah bibit ditebar di kolam. Panen ikan mujair dilakukan dengan mengeringkan kolam, menjaring atau menangkap ikan mujair secara langsung.

Taruh hasil panen di wadah yang bersih atau bisa juga ditaruh di wadah plastik berisi air bersih dan diberi oksigen agar ikan tetap hidup dan segar hingga sampai ke tangan pedagang atau konsumen.

Demikian ulasan lengkap tentang cara ternak mujair di kolam terpal dari mulai pemilihan bibit sampai pascapanen ikan mujair. Mesin bekatul untuk budidaya mujair ini dapat kamu miliki dengan mengunjungi rumah mesin. Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam ternak ikan mujair.

tags: , , , , ,